Jenis Itik yang Cocok untuk Ternak Itik Petelur

Usaha ternak itik adalah salah satu usaha peternakan unggas yang sudah di kenal masyarakat Indonesia.

Jenis itik yang dipelihara pada umumnya adalah itik petelur. Ternak itik petelur adalah ternak di bidang perunggasan yang menguntungkan.

Itik petelur merupakan itik yang diutamakan sebagai penghasil telur.
Ternak itik petelur mempunyai kelebihan dari jenis unggas lain misalnya ayam.

Keunggulan itu diantaranya adalah memiliki daya tahan terhadap penyakit, pertumbuhan badan sangat cepat, mampu dipelihara dalam kondisi yang sangat sederhana, dan mampu memanfaatkan bahan pakan dari limbah.

Oleh sebab itu, anda perlu mengenal lebih dalam jenis itik yang cocok untuk ternak itik petelur.

Anda akan mempelajari jenis itik yang cocok untuk ternak itik petelur yang akan dibahas ini. Supaya paham mana yang dapat dipilih sesuai kondisi daerah anda untuk beternak dan tidak mengalami kebingungan ketika dijalankan.

Itik petelur yang diternakan mempunyai klasifikasi yang dimiliki.

Itik petelur di Indonesia pertama kalinya berasal dari daerah Jawa. Sementara di Inggris dikenal dengan nama Indian Runner (Anas javanica).

Mengenal Jenis Itik Petelur yang cocok untuk diternakkan

Perlu anda mengerti bahwa jenis itik petelur akan memiliki kemampuan berbeda untuk masa produksi telur dan produksi telur.

Keadaan kandang (cek artikel sebelumnya pundi uang dari ternak itik petelur) menjadi faktor lain yang akan menentukan keadaan itik petelur. Apakah ternak tersebut sesuai atau tidak tergantung pada pengelolahan anda saat memelihara.

Mengenal Jenis Itik Petelur yang cocok untuk diternakan tidaklah sulit. Dengan anda membaca ini akan membuka wawasan dan ilmu pengetahuan tambahan.

Jenis-jenis Itik Petelur

Setiap itik petelur memiliki nama sendiri-sendiri. Penamaan tersebut berasal dari wilayah asal, banyaknya di suatu daerah, tempat pengembangan dan morfologi.

Anda dapat pula mengetahui ciri-ciri fisiknya, produksi telur dan masa produksi. Mari dibahas satu per satu disini.

Itik Tegal

Mengenal jenis itik petelur yang satu ini cukup unik yaitu itik Tegal.
Itik Tegal adalah itik yang berasal dari daerah Tegal dan Brebes Jawa Tengah.

Untuk morfologi bagian luar atau gambar itik Tegal tersaji pada gambar 1.

Ciri-ciri itik Tegal yakni:

  • Bentuk badanya hampir tegak lurus, langsing seperti botol, dan langkah tegap.
  • Warna bulu paling dominan adalah brajangan, yaitu kecoklatan pada seluruh bagian tubuhnya yang disertai totol kecoklatan yang agak jelas pada dada, punggung, dan sayap bagian luar.
  • Paruh dan kaki berwarna hitam.
  • Kepala kecil; bermata merah dengan berparuh panjang dan melebar di ujungnya; leher langsing panjang dan bulat.
  • sayap menempel badan dengan erat pada badan dan ujung bulu-bulunya saling menutupi di atas ekor.
  • Umur pertama bertelur 162 hari, produksi telur 150 butir/ekor/tahun.

Itik Mojosari

Itik Mojosari adalah salah satu jenis itik petelur unggul lokal yang berasal dari Kecamatan Mojokerto Jawa Timur. Lebih lengkapnya lagi dari desa Modopuro, Mojosari, Mojokerto. Saat ini itik Mojosari telah tersebar di wilayah Indonesia.

Itik Mojosari berpotensi untuk dikembangkan sebagai usaha ternak itik komersial, baik pada lingkungan tradisional maupun intensif.
Untuk karakteristik morfologi bagian luar atau gambar itik mojosari tersaji pada gambar 2.

Ciri-ciri itik Mojosari, sebagai berikut:

  • Warna bulu kemerahan dengan variasi coklat kehitaman, pada itik jantan ada 1-2 bulu ekor yang melengkung ke atas.
  • Warna paruh dan kaki hitam.
  • Berat badan dewasa rata-rata 1,7 kg.
  • Produksi telur rata-rata 230-250 butir/tahun.
  • Berat telur rata-rata 65 gram.
  • Masa produksi 11 bulan/tahun.

Gambar 2. Itik Mojosari

Itik Magelang

Jenis itik petelur lokal lainnya adalah itik Magelang dengan warna bulu dominannya adalah kecoklatan mempunyai nama lain, itik kalung karena terdapat sekumpulan bulu yang berwarna putih melingkar di lehernya menyerupai kalung.

Untuk karakteristik morfologi bagian luar atau gambar itik Magelang tersaji pada gambar 3.

Ciri-ciri itik Magelang, antara lain:

  • Warna bulu itik Magelang pada umumnya kecokelatan dengan variasi dari cokelat muda hingga cokelat tua atau kehitaman.
  • Paruhnya hitam panjang dan melebar ke samping. Bentuk badan terlihat langsing dan tegap, jika berdiri seolah-olah membentuk sudut 60°.
  • Itik betina memiliki kaki yang relatif lebih pendek dan berwarna kehitaman.
  • Kerabang atau cangkang telur tebal dan berwarna hijau kebiruan
  • Itik ini mulai berproduksi saat berumur 6 bulan, dengan kemampuan produksi rata-rata 150 – 160 butir/ekor/tahun.

Gambar 3. Itik Magelang

Itik Alabio

Jenis itik petelur lokal yang satu ini adalah itik Alabio.
Itik Alabio merupakan salah satu plasma nutfah unggas lokal yang mempunyai keunggulan sebagai penghasil telur.

Itik ini telah lama dipelihara dan berkembang di Kalimantan Selatan, terutama di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), dan Hulu Sungai Utara (HSU).

Untuk karakteristik morfologi bagian luar atau gambar itik alabio tersaji pada gambar 4.

Ciri-ciri itik Alabio, yaitu:

  • Warna bulu coklat dengan bintik-bintik putih di seluruh badan dengan garis putih di sekitar mata.
  • Pada jenis jantan, warna bulu cenderung gelap.
  • Pada sayap terdapat beberapa helai bulu suri berwarna hijau kebiruan mengkilap.
  • Warna paruh dan kaki kuning terang.
  • Produksi telur rata-rata 220-250 butir/ekor/tahun.
  • Berat telur rata-rata 59-65 g/butir.
  • Warna kerabang telur putih kehijauan.

Gambar 2 : Itik Alabio

Demikian mengenal jenis itik yang cocok untuk ternak itik petelur. Dengan memeplajari ini anda sudah mengetahui mana itik petelur yang cocok untuk ternak.

Khususnya di lingkungan tempat tinggal anda.
Anda dapat memprediksi masa bertelur dan produksi telurnya. Dan menegtahui karakteristiknya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *