Teknik Budidaya Ikan Nila dengan Hasil yang Menjanjikan

  • 5 min read
  • Mar 21, 2022
habitat ikan nila

Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang cukup banyak dikonsumsi. Ikan ini berasal dari Afrika dan mulai populer di Indonesia pada tahun 1969. Tak hanya bisa mendatangkan keuntungan yang besar, budidaya ikan nila juga relatif mudah untuk dilakukan.

Ikan nila memiliki rasa yang lezat dengan pangsa pasar yang cukup luas. Permintaan terhadap ikan air tawar ini yang tak pernah sepi, menjadi salah satu alasan utama mengapa budidaya ikan nila memiliki prospek yang cemerlang.

Ciri-ciri Ikan Nila

ciri - ciri ikan nila
kelasternak.com

Jenis ikan peliharaan ini memiliki ukuran sedang, dengan panjang total dari moncong sampai ujung ekor mencapai sekitar 30 cm. Umumnya tubuh berwarna agak kehitaman atau keabuan, dengan beberapa garis gelap yang melintang.

Ikan nila muda yang masih kecil belum terlihat perbedaan pada alat kelaminnya. Barulah saat berat badannya telah mencapai sekitar 50 gram, bisa diketahui perbedaan antara yang jantan dan betina.  Keduanya dapat dilihat pada bagian lubang genital serta ciri-ciri kelamin sekundernya.

Pada ikan nila jantan, di sebelah lubang anus ada lubang genital yang berbentuk seperti tonjolan kecil meruncing sebagai saluran pengeluaran urin dan sperma. Tubuh ikan nila jantan juga memiliki warna yang lebih gelap, dengan tulang rahang melebar ke belakang,

Berbeda dengan ikan nila jantan, pada ikan betina, biasanya bagian perutnya lebih besar dan tidak memiliki tonjolan kecil seperti pada ikan jantan. Warnanya pun tampak lebih terang.

Klasifikasi Ikan Nila

Klasifikasi ikan nila
kelasternak.com

Kingdom              : Animalia

Filum                     : Chordata

Kelas                     : Osteichtyes

Ordo                      : Perciformes

Famili                    : Cichlidae

Genus                   : Oreochromis

Spesies                 : Oreochromis niloticus

Habitat Ikan Nila

habitat ikan nila
kelasternak.com

Ikan nila merupakan salah satu hewan omnivora atau pemakan segala mulai dari plankton hingga aneka tumbuhan. Tak heran jika ikan ini dapat dimanfaatkan sebagai pengendali gulma air. Banyak orang percaya bahwa kebiasaan memelihara ikan ini sudah berlangsung sejak peradaban Mesir kuno.

Ikan nila sangat mudah untuk berkembang biak. Ikan nila pada awalnya banyak ditemukan di Syria bagian utara hingga Afrika Timur sampai ke Kongo serta Liberia, yakni berada di Sungai Nil Mesir, Danau Tanganyika, Chad, Nigeria, dan Kenya.

Perilaku Ikan Nila

Ikan nila mempunyai kebiasaan unik setelah memijah, yakni induk betina akan mengulum telur-telur yang sudah dibuahi di dalam rongga mulutnya. Perilaku ini dikenal dengan istilah mouth breeder atau pengeram telur dalam mulut.

Telur ikan nila berbentuk bulat diameter sekitar 2,8 mm dengan warna kekuningan. Dalam sekali pemijahan, ikan nila betina bisa mengeluarkan sebanyak 300-1.500 butir telur, tergantung pada ukuran tubuhnya.

Mudahnya pemeliharaan serta pembiakannya membuat ikan ini banyak diternakkan di berbagai negara sebagai ikan konsumsi. Selain dijual dalam keadaan segar, daging ikan nila juga sering dijadikan filet.

Budidaya dan Pembenihan

budidaya ikan nila
kelasternak.com

Budidaya ikan nila modern dapat dilakukan di berbagai macam tempat. Langkah pertama yang perlu dipersiapkan adalah pemilihan induk ikan yang nantinya akan dibiakkan. Indukan dipilih dari ikan-ikan yang sudah cukup umur dan siap memijah.

Idealnya, rasio antara induk jantan dan betina adalah 1:3. Jumlah penebarannya disesuaikan dengan luas kolam pemeliharaan. Perlu dicatat bahwa ikan yang dipelihara dalam kepadatan populasi tinggi, membuat pertumbuhannya kurang signifikan.

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan ketika melakukan budidaya ikan nila di kolam beton, tak jauh berbeda dengan cara budidaya ikan nila di kolam terpal, maupun cara budidaya ikan di kolam tanah, yakni kualitas air pemeliharaan.

Kualitas air yang kurang baik akan berdampak pada pertumbuhan ikan menjadi lebih lambat. Berikut ini adalah beberapa parameter yang menentukan kualitas air, antara lain:

  • Suhu

Suhu atau temperatur sangatlah berpengaruh terhadap metabolisme serta pertumbuhan ikan nila. Suhu juga memengaruhi banyak sedikitnya pakan yang dikonsumsi oleh ikan nila.

Suhu air yang optimal bagi ikan nila ada pada kisaran 14-38°C. Secara alami, ikan ini bisa memijah pada suhu antara 22-37 °C. Tetapi suhu yang paling baik untuk perkembangbiakannya berkisar antara 25-30 °C. Suhu juga berkaitan kadar oksigen terlarut dalam perairan.

  • Amonia

Amonia merupakan bentuk utama dari ekskresi nitrogen pada organisme akuatik. Amonia (NH3) bersumber dari bahan organik dalam bentuk sisa pakan, kotoran ikan atau bisa juga dalam bentuk plankton dari bahan organik yang tersuspensi.

Pembusukan bahan organik, yang banyak mengandung protein, akan menghasilkan ammonium (NH4+) dan NH3. Jika proses lanjut dari pembusukan ini tidak berjalan lancer, dapat terjadi penumpukan NH3 hingga mencapai konsentrasi yang membahayakan bagi ikan.

  • pH

Nilai pH adalah indikator tingkat keasaman perairan . Faktor yang memengaruhi pH perairan adalah seperti aktivitas fotosintesis, suhu, serta kandungan anion dan kation.

Nilai pH yang dapat ditoleransi oleh ikan nila berkisar antara 5 sampai 11. Sedangkan ikan nila dapat tumbuh dan berkembang secara optimal pada kisaran pH 7–8 .

  • Oksigen terlarut

Oksigen terlarut ini dibutuhkan dalam berbagai macam proses seperti respirasi, pembakaran makanan, aktivitas berenang, pertumbuhan, reproduksi dan masih banyak lagi.

Sumber oksigen perairan sendiri bisa berasal dari proses difusi atmosfer atau dari tumbuhan air dan fitoplankton. Kadar oksigen terlarut yang optimal untuk pertumbuhan ikan nila adalah lebih dari 5 mg/l.

Persiapkan Kolam Ikan untuk Pembibitan Berkualitas

persiapan kolam pembenihan ikan nila
kelasternak.com

Pembuatan kolam merupakan langkah awal yang diperlukan dalam budidaya ikan nila sistem boster maupun budidaya ikan nila di air tenang. Kondisi kolam yang akan diisi dengan ikan nila perlu diperhatikan dengan seksama.

Apabila kolam kering dan terdapat retakan sebelum diisi air dan bibit ikan, maka perlu dilakukan pembajakan pada kolam tersebut. Hal ini bertujuan untuk membersihkan kolam dari hama serta sampah yang ada di kolam.

Suhu dan ketinggian kolam juga memengaruhi kriteria kelayakan temapt pemeliharaan. Kolam yang paling bagus untuk membudidayakan ikan nila berada pada ketinggian 300-600 dpl dengan suhu antara 25-30 derajat celcius.

Memilih Benih Terbaik

pemilihan benih ikan nila
kelasternak.com

Bibit ikan nila yang berkualitas biasanya berukuran 12 cm dan memiliki warna belang yang jelas. Bibit tersebut juga bergeak dengan lincah serta tidak ada cacat pada fisiknya. Bibit yang dipilih harus mempunyai warna yang sama dengan berat 30 gram.

Sebelum menebar benih ke kolam, sebaiknya dilakukan proses adaptasi dahulu untuk menghindari bibit mengalami stres. Caranya adalah dengan memasukkan air kolam ke dalam sebuah ember yang berisi bibit ikan nila.

Kapasitas kolam budidaya juga perlu diperhatikan. Apabila kolam budidaya memiliki kedalaman 60-70 cm, maka bisa diisi dengan ikan yang memiliki berat 10-20 gram sebanyak 15-30 ekor. Pembatasan daya tampung ini agar ikan nila dapat tumbuh dengan baik dan tidak mati karena tertekan.

Perawatan Benih Hingga Panen

merawat benih ikan nila
kelasternak.com

Perawatan dalam budidaya ikan nila ini cukup mudah. Pemberian pakan dilakukan setiap pagi dan sore hari. Pakan pelet yang diberikan setidaknya memiliki kadar protein sebesar 20-30%. Pakan yang diberikan untuk ikan nila ialah sebanyak 3% dari bobot tubuhnya.

Periksa kadar pH dan oksigen terlarut dalam air kolam untuk memastikan kualitasnya.  Apabila kadar oksigen dalam air kolam menurun maka bisa diatasi dengan memperbesar debit air guna mempercepat sirkulasi.

Pastikan air kolam tidak mengalami pembusukan yang bisa ditengarai dari bau busuk yang keluar dari kolam. Lakukan pergantian air dengan cara mengeluarkan 1/3 air kotor kemudian menambahkan dengan air yang baru.

Selain beberpa hal di atas, pengendalian hama atau penyakit juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Perawatan ikan yang baik tentu akan menghasilkan panen yang maksimal dan menjanjikan pula.

Dalam pemeliharaan ikan nila, terdapat beberapa teknik yang bisa diterapkan, mulai dari sistem boster, air tenang hingga bioflok. Berbagai informasi mengenai sistem bioflok untuk pemula dalam budidaya ikan nila, berikut dengan sistem boster serta air tenang dapat diperoleh dari berbagai sumber.

Dengan memperlajari literatur seperti resensi budidaya ikan nila di kolam terpal, kolam beton, maupun tanah tentu akan memperkaya wawasan sebelum akhirnya mempraktikannya secara langsung.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *